Jumat, 07 November 2014

manis sekali

Pesonanya adalah akumulasi dari sipu malunya ketika digoda, cahaya matanya ketika terkejut, lesung pipinya ketika tersenyum, tutur katanya ketika berbicara. Ia ibarat kolak ketika hendak berbuka puasa, ia godaan terbesar di sd kami dulu.
tapi Aku sadar diri, dari seluruh kemungkinan logis ketertarikan pria wanita secara fisik, matrealis, filosofik, idealisme, kultur, ekspentasi, kemistri, gengsi, atau apapun, tak secuil pun aku memenuhi kualifikasi dia.
ketika dia tersenyum pada ku (entah apa maksutnya) Aku merasa ada pipa yg dibelesakkan ke dalam mulut ku dan helium yg di pompa kedalam dada ku, aku melayang layang diudara seperti balon gas, menyundul nyundul plafon
dan ketika ia menyapa ku aku merasa helium yg memenuhi dada ku meledak, dan aku terpecah menjadi ribuan kuntum bunga mawar, berjatuhan dari plafon, memenuhi ruangan 


manis sekali

Tidak ada komentar:

Posting Komentar